Kamis, 14 September 2017
Rabu, 13 September 2017
Menurut para ilmuwan, wanita yang berhenti merokok di umur 40 tahun, dapat menghindari sekitar 90 persen risiko kematian lebih cepat akibat merokok. Bila berhenti merokok di umur 30 tahun, risiko kematian yang dapat dihindari sekitar 97 persen.
Studi
yang kemudian dipublikasikan dalam jurnal Lancet ini, melibatkan
lebih satu juta wanita yang lahir pada 1940-an, dan
temuannya serupa dengan hasil studi lain pada laki-laki.
Sir
Richard Peto, dosen dan peneliti dari University of Oxford mengungkapkan,
wanita yang lahir sekitar tahun 1940-an merupakan generasi pertama orang dewasa
yang mulai banyak merokok. Sebab itu, barulah di abad ke-21 peneliti
dapat memperhatikan dampak dan gangguan jangka panjang yang terjadi, terutama
kematian dini.
Para
partisipan yang berumur sekitar 55 tahun, dipantau selama 1996-2011.
Mereka diminta untuk mengisi kuesioner tentang gaya hidup, serta faktor medis
dan kehidupan sosial.
Dari pengamatan
yang dilakukan, diketahui sekitar 66 ribu peserta tersebut meninggal dalam
kurun waktu 12 tahun
studi. Di antara yang meninggal, 20 persen di antaranya
perokok, 28 persen pernah merokok, dan 52 persen sama sekali tidak merokok.
Saat dibandingkan
dengan yang tidak merokok, responden yang masih merokok tiga
tahun sesudah riset dimulai, kemungkinan meninggal dunianya tiga
kali lipat dalam sembilan tahun ke depan.
Para
ilmuwan mengatakan, penyakit yang disebabkan rokok seperti
kanker paru-paru, jadi pemicu utama kematian di kalangan
perokok.
Bagaimana
sob, masih mau terus merokok? Atau mau memiliki umur yang panjang? Semua ada
ditanganmu. Bila kamu terus merokok, berati kamu memperpendek umurmu.
Sebaliknya, berhenti merokok memperpanjang umur.
Untuk mencapai kondisi tubuh yang tetap fit di usia lanjut, pola hidup sehat bisa dimulai sejak saat muda, atau bahkan ketika masih anak-anak. Salah satu caranya adalah dengan memperbanyak konsumsi sayur mayur sebagai sumber nutrisi dan vitamin yang tinggi. Sebagaimana buah-buahan, sayur adalah makanan pokok yang wajib dijadikan bagian dari menu sehari-hari agar sel-sel dalam tubuh tetap terpenuhi dengan zat-zat yang penting.
Apa saja manfaat sayuran yang telah terbukti secara ilmiah
dan direkomendasikan oleh dunia medis? Pertama, sayuran mengandung zat
antioksidan yang sangat berguna untuk menghambat pertumbuhan kanker. Sel
kanker yang bisa dipicu oleh radikal bebas dapat dihentikan perkembangannya
apabila di dalam tubuh terkandung zat besi, magnesium, vitamin B-Kompleks,
vitamin A, vitamin C, beta karoten dan sebagainya yang terdapat pada sayuran.
Selain itu, sayuran juga mengandung kadar serat yang tinggi sehingga membantu
kelancaran sistem pencernaan sekaligus memelihara kebersihan usus. Makanan yang
rendah serat akan membuat usus bekerja ekstra keras untuk menghancurkan dan
menyerap saripatinya.
Manfaat lain dari sayuran adalah kadar protein yang
terkandung di dalamnya cukup tinggi. Bagi mereka yang menjalani diet
sehat, mengkonsumsi sayuran dapat mengganti asupan protein yang berkurang tanpa
harus beresiko menambah karbohidrat dan lemak. Selain itu sayuran pun
juga mengandung sulfida alil yang mampu menurunkan tekanan darah tinggi serta
mencegah saluran pencernaan dari kemungkinan terkena kanker.
Anda giat memperjuangkan kedaulat-an pangan. Apa perbedaannya dengan ketahanan pangan yang kita kenal?
Dalam
ketahanan pangan, semua orang memiliki akses terhadap pangan yang cukup, tak
mempermasalahkan cara produksi, asal pangan, dan kondisi petani. Model
produksinya adalah pertanian industri, perdagangan liberal, dengan organisasi
inti, WTO. Sedangkan Kedaulatan Pangan adalah hak bangsa, menentukan sendiri
sistem pangan yang paling cocok, meng-usung pasar lokal, dengan organisasi inti
gerakan sosial demokratis.
Apa kendala utama yang dihadapi Indonesia dalam mewujudkannya?
Sistem
pangan masih mengacu pada konsep ketahanan pangan. Pemerintah tak memiliki
kapasitas mengintervensi langsung ke pasar. Stok pangan yang dikuasai
pemerintah hanya 6-9 persen dan itu pun hanya beras. Pangan lainnya seratus
persen dikuasai produsen pangan. Kondisi petani terpuruk. Dalam sepuluh tahun
terakhir (2004 – 2013, Sensus Pertanian 2013), lima juta keluarga tani terpaksa
keluar dari lahannya. Impor pangan 346 persen, terus meningkat hingga kini.
Apa yang harus dilakukan agar Kedaulatan Pangan tercapai di
Indonesia?
Perlu
perubahan besar. Antara lain, meninjau ulang peraturan dan perjanjian
internasional. Hal yang tak kalah penting adalah memberikan hak bagi petani
kecil untuk ikut menetapkan kebijakan pertanian, dan meningkatkan kedaulatan
petani atas benih dan teknologi. Salah satu ide besar AB2TI adalah menciptakan
10.000 petani pemulia tanaman di seluruh pelosok Nusantara.
Senin, 11 September 2017
Sebagai salah satu program prioritas Pemerintahan Joko
Widodo – Jusuf Kalla, Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) gencar
disuarakan. GNRM diperlukan untuk memperbaiki dan membangun karakter bangsa
Indonesia yang mengacu pada nilai-nilai Integritas, Etos Kerja, dan Gotong
Royong demi membangun budaya bangsa yang bermartabat, modern, maju, makmur, dan
sejahtera berdasarkan Pancasila. Dasar pelaksanaan GNRM mengacu pada Perpres
No.2/2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019
dan diperkuat dengan Inpres No.12/2016 tentang GNRM.
GNRM sejatinya berorientasi pada dampak (outcome) dan bukan
pada hasil (output). Maka, untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh
elemen bangsa akan arti penting GNRM, mengevaluasi 2,5tahun pelaksanaan GNRM di
Indonesia, mempercepat pelaksanaan GNRM Indonesia dalam skala nasional maupun
daerah, serta sebagai sarana komunikasi, informasi dan edukasi GNRM Indonesia
kepada seluruh lapisan masyarakat, Kemenko PMK, Kemenko Polhukam, Kemenko Perekenomian,
Kemenko Maritim, Kemdagri, Kemenpan/RB, Pemprov Jawa Tengah, dan Pemkot
Surakarta bekerjasama menyelenggarakan kegiatan ‘Pekan Kerja Nyata Revolusi
Mental (PKN RM) 2017’.
Kegiatan yang akan berlangsung sejak 25-27 Agustus 2017 ini
akan dibuka langsung oleh Menteri KoordinatorBidang Pembangunan Manusia dan
Kebudayaan (Menko PMK) PuanMaharani, di Stadion Manahan, Surakarta dan akan
dihadiri oleh15.000 peserta dari perwakilan 34 Propinsi; 514 Kab/Kota;
Kementerian/Lembaga; Dunia Usaha; LSM/Komunitas danmasyarakat umum. Adapun
acara penutupan akan digelar di Benteng Vastenburg, Surakarta.
Tema yang diusung penyelenggaraan PKN RM ini adalah
“Membangun Karakter Bangsa yang Kuat dan ber-Bhinneka Tunggal Ika untuk Mencapai
Tujuan NKRI Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.” Maksud tema ini adalah agar
GNRM makin memasyarakat. Menurut Menko Puan Maharani, PKN ini bertujuan untuk
memasyarakatkan GNRM lebih jauh, agar lebih menyatu dalamkeseharian hidup
manusia Indonesia, sekaligus menunjukkan dampakpositif yang konkret dan nyata.
Karenanya, dalam acara PKN itu, akan diberikan penghargaan untuk 40 karya
inovasi dalam pelayanan publikdari berbagai instansi pemerintah.
Adapun beberapa inovasi pelayananpublik yang muncu dalam
eksibisi di area PKN Revolusi Mental, antara lain : PELUK MY DARLING (Perawatan
Luka KustaMenyeluruh Dengan Garden Healing) yang dilakukan Pemprov JawaTengah ;
Si Jempol (Sistem Informasi Jaringan Elektronik MedikPasien Online) yang
digagas Pemkab Tangerang ; SALEMPANG MERA (Selamatkan Pasien Pasung Melalui Tim
Samurai ODGJ) olehPemkab Sampang ; Mencerdaskan Si Miskin Menjadi Generasi
Emasyang dilakukan Pemprov Bali ; PANTASI MART (Pusat PengadaanFasilitas
Sanitasi Masyarakat) yang digulirkan Pemkab Sumedang; PATUH SELAM (Pelayanan
Administrasi Terpadu Kelurahan SelatDalam) oleh Pemkab Kapuas; TETAP BERKEMAS
(Tetap Lestari Berdayakan Kelompok Masyarakat) yang diselenggarakan PemkabHulu
Sungai Selatan;iJUS MELON (Ijin Usaha Mikro melalui Online) di Pemkot Semarang;Lorong
Sehat (Longset) yang ada di PemkotMakassar;LASITER AMB (Layanan Transportasi
Terpadu AngkutanMasyarakat Bintuni) yang diprogramkan Pemkab Bintuni.
Sebagaiinformasi, 40 Inovasi Pelayanan Publik ini mewakili kombinasi
darikategori, kluster lembaga, dan kewilayahan yang bertujuan kualitasdan
keterwakilan. Untuk Kategori, indikatornya ialah pelayananlangsung, tatakelola
pemerintahan, dan perubahan sosial. Adapun Kluster lembaga terdiri dari
Kementerian/ Lembaga, Kabupaten. Kota dan BUMN. Sementara untuk kewilayahan
terdiri dari Kelompok A (Sumatera, Jawa dan Bali), B (Kalimantan dan Sulawesi)
serta C (Maluku, Nusa Tenggara dan Papua).
Ketua Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah Muammad Ziyat
mengatakan bahwa saat ini bangsa Indonesia tengah mengalami
permasalahan yang sangat serius terkait mental dan moral berkehidupan.
"Bangsa kita dalam problem serius terkait mental dan
moral para penduduknya. Contoh saat ini banyak tayangan TV yang tidak mendidik.
Berbagai kejahatan setiap hari bisa disaksikan, termasuk korupsi yang seolah
semakin menjadi-jadi," ujar Ziyat saat ceramah Shalat Idul Adha di halaman
Bank Indonesia, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Dia menambahkan, saat ini generasi Indonesia juga
mulai krisis pada empat aspek utama yakni ilmu pengetahuan,
ekonomi, ilmu agama dan akhlak sehingga seolah-olah bangsa semakin kehilangan
jati dirinya.
Untuk itu, ia mengajak seluruh rakyat Indonesia menjadikan
Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah sebagai momentum penguatan dan peningkatan
keimanan dan ketakwaan yang berujung pada penguatan empat aspek tersebut.
Ziyat juga mengajak jamaah yang hadir menjadikan Nabi
Ibrahim dan keluarganya sebagai contoh serta teladan dalam menjalankan setiap
aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
"Idul Adha haruslah mampu kita manfaatkan
untuk menyadarkan dan tingkatkan keimanan yang memgantarkan kehidupan kita
lebih bermakna. Pelajaran penting bahwa semangat keberagaman dan kecintaan
kepada Allah serta contoh ketaatan Ibrahim yang diabadikan dalam ayat Alquran
yang harus kita pegang teguh yakni tak meninggalkan serta membela kebenaran dan
memperjuangkannya dalam setiap sendi kehidupan," katanya.





