Kamis, 14 September 2017
Rabu, 13 September 2017
Menurut para ilmuwan, wanita yang berhenti merokok di umur 40 tahun, dapat menghindari sekitar 90 persen risiko kematian lebih cepat akibat merokok. Bila berhenti merokok di umur 30 tahun, risiko kematian yang dapat dihindari sekitar 97 persen.
Studi
yang kemudian dipublikasikan dalam jurnal Lancet ini, melibatkan
lebih satu juta wanita yang lahir pada 1940-an, dan
temuannya serupa dengan hasil studi lain pada laki-laki.
Sir
Richard Peto, dosen dan peneliti dari University of Oxford mengungkapkan,
wanita yang lahir sekitar tahun 1940-an merupakan generasi pertama orang dewasa
yang mulai banyak merokok. Sebab itu, barulah di abad ke-21 peneliti
dapat memperhatikan dampak dan gangguan jangka panjang yang terjadi, terutama
kematian dini.
Para
partisipan yang berumur sekitar 55 tahun, dipantau selama 1996-2011.
Mereka diminta untuk mengisi kuesioner tentang gaya hidup, serta faktor medis
dan kehidupan sosial.
Dari pengamatan
yang dilakukan, diketahui sekitar 66 ribu peserta tersebut meninggal dalam
kurun waktu 12 tahun
studi. Di antara yang meninggal, 20 persen di antaranya
perokok, 28 persen pernah merokok, dan 52 persen sama sekali tidak merokok.
Saat dibandingkan
dengan yang tidak merokok, responden yang masih merokok tiga
tahun sesudah riset dimulai, kemungkinan meninggal dunianya tiga
kali lipat dalam sembilan tahun ke depan.
Para
ilmuwan mengatakan, penyakit yang disebabkan rokok seperti
kanker paru-paru, jadi pemicu utama kematian di kalangan
perokok.
Bagaimana
sob, masih mau terus merokok? Atau mau memiliki umur yang panjang? Semua ada
ditanganmu. Bila kamu terus merokok, berati kamu memperpendek umurmu.
Sebaliknya, berhenti merokok memperpanjang umur.
Untuk mencapai kondisi tubuh yang tetap fit di usia lanjut, pola hidup sehat bisa dimulai sejak saat muda, atau bahkan ketika masih anak-anak. Salah satu caranya adalah dengan memperbanyak konsumsi sayur mayur sebagai sumber nutrisi dan vitamin yang tinggi. Sebagaimana buah-buahan, sayur adalah makanan pokok yang wajib dijadikan bagian dari menu sehari-hari agar sel-sel dalam tubuh tetap terpenuhi dengan zat-zat yang penting.
Apa saja manfaat sayuran yang telah terbukti secara ilmiah
dan direkomendasikan oleh dunia medis? Pertama, sayuran mengandung zat
antioksidan yang sangat berguna untuk menghambat pertumbuhan kanker. Sel
kanker yang bisa dipicu oleh radikal bebas dapat dihentikan perkembangannya
apabila di dalam tubuh terkandung zat besi, magnesium, vitamin B-Kompleks,
vitamin A, vitamin C, beta karoten dan sebagainya yang terdapat pada sayuran.
Selain itu, sayuran juga mengandung kadar serat yang tinggi sehingga membantu
kelancaran sistem pencernaan sekaligus memelihara kebersihan usus. Makanan yang
rendah serat akan membuat usus bekerja ekstra keras untuk menghancurkan dan
menyerap saripatinya.
Manfaat lain dari sayuran adalah kadar protein yang
terkandung di dalamnya cukup tinggi. Bagi mereka yang menjalani diet
sehat, mengkonsumsi sayuran dapat mengganti asupan protein yang berkurang tanpa
harus beresiko menambah karbohidrat dan lemak. Selain itu sayuran pun
juga mengandung sulfida alil yang mampu menurunkan tekanan darah tinggi serta
mencegah saluran pencernaan dari kemungkinan terkena kanker.
Anda giat memperjuangkan kedaulat-an pangan. Apa perbedaannya dengan ketahanan pangan yang kita kenal?
Dalam
ketahanan pangan, semua orang memiliki akses terhadap pangan yang cukup, tak
mempermasalahkan cara produksi, asal pangan, dan kondisi petani. Model
produksinya adalah pertanian industri, perdagangan liberal, dengan organisasi
inti, WTO. Sedangkan Kedaulatan Pangan adalah hak bangsa, menentukan sendiri
sistem pangan yang paling cocok, meng-usung pasar lokal, dengan organisasi inti
gerakan sosial demokratis.
Apa kendala utama yang dihadapi Indonesia dalam mewujudkannya?
Sistem
pangan masih mengacu pada konsep ketahanan pangan. Pemerintah tak memiliki
kapasitas mengintervensi langsung ke pasar. Stok pangan yang dikuasai
pemerintah hanya 6-9 persen dan itu pun hanya beras. Pangan lainnya seratus
persen dikuasai produsen pangan. Kondisi petani terpuruk. Dalam sepuluh tahun
terakhir (2004 – 2013, Sensus Pertanian 2013), lima juta keluarga tani terpaksa
keluar dari lahannya. Impor pangan 346 persen, terus meningkat hingga kini.
Apa yang harus dilakukan agar Kedaulatan Pangan tercapai di
Indonesia?
Perlu
perubahan besar. Antara lain, meninjau ulang peraturan dan perjanjian
internasional. Hal yang tak kalah penting adalah memberikan hak bagi petani
kecil untuk ikut menetapkan kebijakan pertanian, dan meningkatkan kedaulatan
petani atas benih dan teknologi. Salah satu ide besar AB2TI adalah menciptakan
10.000 petani pemulia tanaman di seluruh pelosok Nusantara.
Senin, 11 September 2017
Sebagai salah satu program prioritas Pemerintahan Joko
Widodo – Jusuf Kalla, Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) gencar
disuarakan. GNRM diperlukan untuk memperbaiki dan membangun karakter bangsa
Indonesia yang mengacu pada nilai-nilai Integritas, Etos Kerja, dan Gotong
Royong demi membangun budaya bangsa yang bermartabat, modern, maju, makmur, dan
sejahtera berdasarkan Pancasila. Dasar pelaksanaan GNRM mengacu pada Perpres
No.2/2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019
dan diperkuat dengan Inpres No.12/2016 tentang GNRM.
GNRM sejatinya berorientasi pada dampak (outcome) dan bukan
pada hasil (output). Maka, untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh
elemen bangsa akan arti penting GNRM, mengevaluasi 2,5tahun pelaksanaan GNRM di
Indonesia, mempercepat pelaksanaan GNRM Indonesia dalam skala nasional maupun
daerah, serta sebagai sarana komunikasi, informasi dan edukasi GNRM Indonesia
kepada seluruh lapisan masyarakat, Kemenko PMK, Kemenko Polhukam, Kemenko Perekenomian,
Kemenko Maritim, Kemdagri, Kemenpan/RB, Pemprov Jawa Tengah, dan Pemkot
Surakarta bekerjasama menyelenggarakan kegiatan ‘Pekan Kerja Nyata Revolusi
Mental (PKN RM) 2017’.
Kegiatan yang akan berlangsung sejak 25-27 Agustus 2017 ini
akan dibuka langsung oleh Menteri KoordinatorBidang Pembangunan Manusia dan
Kebudayaan (Menko PMK) PuanMaharani, di Stadion Manahan, Surakarta dan akan
dihadiri oleh15.000 peserta dari perwakilan 34 Propinsi; 514 Kab/Kota;
Kementerian/Lembaga; Dunia Usaha; LSM/Komunitas danmasyarakat umum. Adapun
acara penutupan akan digelar di Benteng Vastenburg, Surakarta.
Tema yang diusung penyelenggaraan PKN RM ini adalah
“Membangun Karakter Bangsa yang Kuat dan ber-Bhinneka Tunggal Ika untuk Mencapai
Tujuan NKRI Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.” Maksud tema ini adalah agar
GNRM makin memasyarakat. Menurut Menko Puan Maharani, PKN ini bertujuan untuk
memasyarakatkan GNRM lebih jauh, agar lebih menyatu dalamkeseharian hidup
manusia Indonesia, sekaligus menunjukkan dampakpositif yang konkret dan nyata.
Karenanya, dalam acara PKN itu, akan diberikan penghargaan untuk 40 karya
inovasi dalam pelayanan publikdari berbagai instansi pemerintah.
Adapun beberapa inovasi pelayananpublik yang muncu dalam
eksibisi di area PKN Revolusi Mental, antara lain : PELUK MY DARLING (Perawatan
Luka KustaMenyeluruh Dengan Garden Healing) yang dilakukan Pemprov JawaTengah ;
Si Jempol (Sistem Informasi Jaringan Elektronik MedikPasien Online) yang
digagas Pemkab Tangerang ; SALEMPANG MERA (Selamatkan Pasien Pasung Melalui Tim
Samurai ODGJ) olehPemkab Sampang ; Mencerdaskan Si Miskin Menjadi Generasi
Emasyang dilakukan Pemprov Bali ; PANTASI MART (Pusat PengadaanFasilitas
Sanitasi Masyarakat) yang digulirkan Pemkab Sumedang; PATUH SELAM (Pelayanan
Administrasi Terpadu Kelurahan SelatDalam) oleh Pemkab Kapuas; TETAP BERKEMAS
(Tetap Lestari Berdayakan Kelompok Masyarakat) yang diselenggarakan PemkabHulu
Sungai Selatan;iJUS MELON (Ijin Usaha Mikro melalui Online) di Pemkot Semarang;Lorong
Sehat (Longset) yang ada di PemkotMakassar;LASITER AMB (Layanan Transportasi
Terpadu AngkutanMasyarakat Bintuni) yang diprogramkan Pemkab Bintuni.
Sebagaiinformasi, 40 Inovasi Pelayanan Publik ini mewakili kombinasi
darikategori, kluster lembaga, dan kewilayahan yang bertujuan kualitasdan
keterwakilan. Untuk Kategori, indikatornya ialah pelayananlangsung, tatakelola
pemerintahan, dan perubahan sosial. Adapun Kluster lembaga terdiri dari
Kementerian/ Lembaga, Kabupaten. Kota dan BUMN. Sementara untuk kewilayahan
terdiri dari Kelompok A (Sumatera, Jawa dan Bali), B (Kalimantan dan Sulawesi)
serta C (Maluku, Nusa Tenggara dan Papua).
Ketua Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah Muammad Ziyat
mengatakan bahwa saat ini bangsa Indonesia tengah mengalami
permasalahan yang sangat serius terkait mental dan moral berkehidupan.
"Bangsa kita dalam problem serius terkait mental dan
moral para penduduknya. Contoh saat ini banyak tayangan TV yang tidak mendidik.
Berbagai kejahatan setiap hari bisa disaksikan, termasuk korupsi yang seolah
semakin menjadi-jadi," ujar Ziyat saat ceramah Shalat Idul Adha di halaman
Bank Indonesia, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Dia menambahkan, saat ini generasi Indonesia juga
mulai krisis pada empat aspek utama yakni ilmu pengetahuan,
ekonomi, ilmu agama dan akhlak sehingga seolah-olah bangsa semakin kehilangan
jati dirinya.
Untuk itu, ia mengajak seluruh rakyat Indonesia menjadikan
Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah sebagai momentum penguatan dan peningkatan
keimanan dan ketakwaan yang berujung pada penguatan empat aspek tersebut.
Ziyat juga mengajak jamaah yang hadir menjadikan Nabi
Ibrahim dan keluarganya sebagai contoh serta teladan dalam menjalankan setiap
aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
"Idul Adha haruslah mampu kita manfaatkan
untuk menyadarkan dan tingkatkan keimanan yang memgantarkan kehidupan kita
lebih bermakna. Pelajaran penting bahwa semangat keberagaman dan kecintaan
kepada Allah serta contoh ketaatan Ibrahim yang diabadikan dalam ayat Alquran
yang harus kita pegang teguh yakni tak meninggalkan serta membela kebenaran dan
memperjuangkannya dalam setiap sendi kehidupan," katanya.
Guru besar Universitas Indonesia, Prof Paulus Wirutomo
mengatakan bahwa revolusi mental harus dimulai dari sendiri lalu berkembang ke
lingkungan yang lebih besar seperti tetangga dan desa ataupun kelurahan lalu ke
kecamatan hingga ke kabupaten dan Provinsi.
Oleh karena itu diri sendiri menjadi faktor utama terjadinya perubahan karena itu jangan pernah mengharapkan perubahan kalau diri sendiri belum berubah.
Hal tersebut dikatakan Guru Besar Universitas Indonesia,
Prof Paulus Wirutomo saat menjadi pembicara dalam kegiatan pelaksanaan focus
group discussion pembentukan gugus tugas gerakan nasional revolusi mental
Kabupaten Ende tahun 2017 yang berlangsung di Aula Hotel Flores Mandiri, Ende.
Dikatakan revolusi mental adalah usaha untuk mengubah
karakter Bangsa Indonesia karena itu revolusi mental harus dipraktekan bukan
sekedar omong-omong saja.
Dikatakan revolusi adalah suatu gerakan seluruh masyarakat
dengan cara yang cepat untuk mengangkat kembali beberapa nilai yang secara
strategis amat diperlukan oleh masyarakat Indonesia untuk mampu menciptakan
ketertiban dan kesejahteraan rakyatnya dan memenangkan persaingan dan mampu
berdiri sejajar dengan bangsa lain.
Prof Paulus mengatakan bahwa secara sosialogis kondisi karakter Bangsa
Indonesia yang buruk seperti tidak mandiri juga individualistik dan koruptif
juga tidak kreatif sudah tertatanam dalam kebudayaan Bangsa Indonesia dalam
kurun waktu yang panjang.
Jadi revolusi mental harus mengubah sebagaian dan kebudayaan
bangsa yang mengalami pembusukan sekaligus juga mengembangkan unsur-unsur
positif Bangsa Indonesia yang perlu dipertahankan seperti gotong royong.
Minggu, 10 September 2017
Menteri Pariwisata, Arief Yahya menekankan pentingnya 'Brand
Value' untuk sebuah negara. Terutama dalam mengenalkan dan mengembangkan sektor
pariwisata ke tingkat global.
Seperti yang saat ini tengah gencar ia kampanyekan
mengenai branding Wonderful Indonesia dalam segala aspek
kepariwisataan Indonesia. Menurutnya, hal ini sangat penting diterapkan sebagai
rencana jangka panjang sehingga memiliki manfaat dalam skala besar.
Arief mengungkapkan salah satu bagian yang harus
diperhatikan dalam memperkuat upaya branding management yaitu
logo. Dimana desain logo harus menarik dan fleksibel. Termasuk dalam mendesain
master ataupun destination branding.
Ke depan, Arief terus berinovasi dalam mempromosikan potensi
wisata Indonesia. Tak sekadar melalui branding, namun juga
penguatan pemasaran melalui media digital yang ditargetkan dapat mencapai 50:50
berbanding dengan media konvensional.
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus tebar pesona untuk
menarik Wisatawan mancanegara (Wisman). Salah satunya dengan ikut ambil bagian
di perhelatan Inafest 2017 untuk menyelenggarakan
Indonesia Week pada tanggal 20–26 Mei 2017
di Oriental Peral Tower, Shanghai, China.
Deputi Pemasaran Mancanegara I Gde Pitana didampingi Asdep Pengembangan Pasar Asia Pasifik Vinsensius Jemadu mengatakan, promosi pariwisata melalui Promosi Wonderful Indonesia pada Inafest 2017 merupakan bentuk dukungan dari Kementerian Pariwisata kepada KJRI Shanghai yang bekerja sama dengan Indonesia Chamber of Commerce in China (INACHAM).
Deputi Pemasaran Mancanegara I Gde Pitana didampingi Asdep Pengembangan Pasar Asia Pasifik Vinsensius Jemadu mengatakan, promosi pariwisata melalui Promosi Wonderful Indonesia pada Inafest 2017 merupakan bentuk dukungan dari Kementerian Pariwisata kepada KJRI Shanghai yang bekerja sama dengan Indonesia Chamber of Commerce in China (INACHAM).
VJ memaparkan, tujuan kegiatan ini adalah promosi terpadu
antara trade, tourism dan investment. Melalui
kegiatan ini juga diharapkan ada penambahan daya jangkau dan daya penetrasi
pada pasar baik untuk kepentingan perdagangan ekspor, menarik wisatawan
mancanegara dan penanaman modal asing di Indonesia.
Di tempat yang sama, KJRI juga akan menyelenggarakan “Pameran Foto Sepuluh Destinasi Wisata Indonesia” dan “Festival Kuliner” selama sepekan yakni dari 20 hingga 26 Mei 2017. Untuk acara tersebut akan digelar pada 20 – 26 Mei 2017 dan acara fashion show digelar pada 23 Mei 2017 di tempat yang sama. VJ berharap, dengan acara ini akan terjadi kontak dengan komunitas fashion di Shanghai sehingga terjalin business-to-business contact.
Di tempat yang sama, KJRI juga akan menyelenggarakan “Pameran Foto Sepuluh Destinasi Wisata Indonesia” dan “Festival Kuliner” selama sepekan yakni dari 20 hingga 26 Mei 2017. Untuk acara tersebut akan digelar pada 20 – 26 Mei 2017 dan acara fashion show digelar pada 23 Mei 2017 di tempat yang sama. VJ berharap, dengan acara ini akan terjadi kontak dengan komunitas fashion di Shanghai sehingga terjalin business-to-business contact.
Wonderful Indonesia atau Pesona Indonesia adalah janji
pariwisata Indonesia kepada dunia. Kata “Wonderful” atau “Pesona” mengandung
janji bahwa Indonesia kaya dengan ketakjuban, dari segala aspek manusia maupun
alamnya, yang mengusik kalbu dan menjanjikan pengalaman baru yang menyenangkan.
Untuk tahun 2017 Indonesia
menggelar paviliun seluas 487 meter persegi. Paviliun Indonesia terletak di
Hall 26 A nomor 120 dengan bentuk kapal Phinisi dan rumah adat Flores, Wae
Rebo. Di paviliun tersebut, pengunjung pameran disuguhi oleh berbagai penampilan
seni termasuk tarian Papua, tarian Bali, tarian adat Betawi, dan tari saman
asal Aceh.
I Gde Pitana, Deputi Bidang
Pemasaran Pariwisata Mancanegara, mengatakan bahwa pada gelaran ITB Berlin 2017
tersebut, Indonesia turut serta menggandeng sejumlah penyedia jasa serta pelaku
pariwisata di Indonesia.Tidak hanya pertunjukan seni, Paviliun Indonesia juga
menghadirkan sejumlah hal unik lainnya. Seperti contohnya kopi dan henna
Indonesia.Tema yang diusung Indonesia di dalam ITB Berlin 2017 adalah keragaman
budaya dan maritim. Menurut I Gde Pitana, kedua unsur tersebut diharapkan
menjadi bagian dari Indonesia yang mampu menarik minat para pengunjung pameran
tersebut.
Dalam aspek individu dan masyarakat
(keluarga), budi pekerti ini mencakup hal-hal mendasar yang sangat diperlukan
oleh individu yaitu kesadaran untuk bertingkah laku baik dan selalu menjaga
nilai-nilai tersebut. Nilai-nilai dasar sesungguhnya dapat diajarkan melalui
media dan lembaga apapun serta akan lebih baik jika di ajarkan ketika kita
masih dini oleh keluarga kita sendiri. Namun tak dapat dipungkiri, pada era
globalisasi seperti ini, media menjadi sarana yang paling efektif untuk
membentuk kepribadian individu baik media sosial seperti facebook, twitter, dan
blog ataupun media pembelajaran berbasis penceritaan seperti dongeng dan mitos
untuk anak-anak usia dini yang sejatinya telah ditanamkan oleh orang tua kita
semenjak kita masih kecil.
Selanjutnya, tugas kita pada saat
ini adalah memilih nilai budi pekerti yang harus diprioritaskan dalam mengatasi
permasalahan di abad ke-21 ini terutama dalam masalah degradasi moral ketika
moral tidak diselaraskan dengan kemajuan teknologi. Dalam media sosial, kita
bisa memilah grup-grup yang memotivasi kita agar menjadi lebih baik dan grup
yang senantiasa memberikan tips-tips untuk menghadapi perkembangan zaman yang
dinamis ini karena kita sadari , semakin banyak kita melihat dan mendengar
tayangan yang bernilai positif, maka tingkah laku kita pun akan positif, namun
apabila kita lebih sering melihat dan mendengar hal yang negatif, maka tingkah
laku kita pun akan meniru hal-hal yang demikian. Sehingga, dalam dunia media
sosial pun, interaksi menjadi bagian yang paling penting seperti hal nya di
dunia nyata sehingga kita harus berhati-hati ketika kita berteman di dunia
maya, karena secara tidak langsung hal tersebut dapat membentuk kepribadian
kita, apakah akan berbudi pekerti luhur dalam arti menanamkan nilai-nilainya
dan memahami esensinya ataukah sebaliknya, membentuk kepribadian kita yang
tidak selaras dengan budi pekerti luhur.
Bukan hal yang asing lagi bagi pelajar jaman sekarang bila
mendengar kata budi pekerti karena kini tengah didengungkan kembali. Semakin
banyak masyarakat yang sadar dan tergerak untuk kembali pada karakter asli
bangsa ini.Dengan harapan, akan semakin banyak masyarakatnya yang sadar dan
tergerakkan olehnya.
Contoh-contoh ini sering kita lihat sehari-hari. Bahkan kita
pun mungkin pernah melakukannya. Entah disengaja atau karena tuntutan keadaan.
Yang jelas, contoh-contoh ini adalah refleksi dari kehidupan kita.
Berikut beberapa perilaku yang menanamkan budi pekerti :
1. Terima kasih dan Sama-sama
Coba anda pikir, berapa jumlah
orang yang telah membantu anda hari ini? Orang tua anda, abang angkot, petugas
kebersihan, guru, teman, penjual makanan, tukang asongan, pengamen, dll. Banyak
bukan? Lalu... Berapa terima kasih yang telah anda ucapkan? Saya rasa hanya
sekian persen dari keseluruhan. Padahal ucapan terima kasih yang disertai
senyum tulus adalah balas jasa terindah dan 'lebih berasa' dibandingkan uang
dan materi lainnya.
2. Maaf
Manusia adalah tempatnya salah. Karena itu, mengapa kita tak
meminta maaf? Padahal kita disuruh untuk melupakan setiap kebaikan yang telah
kita lakukan dan mengingat betul setiap kesalahan yang telah kita lakukakan.
Tapi mengapa? justru kebalikannya adalah fakta yang ada.
3. Meminta Izin
Pernahkan anda mendapat permintaan izin dari komputer untuk
menjalankan sesuatu? Lihat! Komputer saja meminta izin. Mengapa kita tidak?
Padahal izin adalah pintu masuk menuju kesepahaman bersama. Ya itulah yang
harus kita lakukan untuk menghindari kesalahpahaman. Meminta izin juga bisa
memupuk kepercayaan dan menghindari kecurigaan sosial.
Sabtu, 09 September 2017
Sudah bukan hal baru lagi jika
hampir di tiap sekolah, guru agama dan guru BP diberi wewenang untuk “mengajar”
budi pekerti, sehingga muncul kesan kedua guru itulah yang bertangung jawab
atas merosotnya akhlak dan karakter siswa.
Kita tentu lebih bijak dalam menangapinya.
Karena selain kedua guru itu, guru lainpun sebenarnya tidak dapat lepas dari
tangung jawab “mendidik” siswa dalam berbudi pekerti. Apakah mungkin, guru
fisika akan membiarkan saja muridnya belajar di kelas sambil mengangkat kaki
(jegang, bhs. Jawa), atau guru biologi akan membiarkan siswanya melakukan
praktikum sambil duduk di meja? Tentu tidak. Di sinilah tiap guru, apapun
bidang yang diajarkannya, mengambil peran menyampaikan pendidikan budi pekerti
itu.
Strategi Muatan Pendidikan Budi Pekerti Pada Tiap
Pelajaran
Secara sistematis nilai-nilai budi
pekerti diintegrasikan dalam materi pembelajaran. Dan untuk menumbuhkan
nilai-nilai budi pekerti dalam diri siswa, penyampaiannya harus dalam suasana
kondusif dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Guru dan seluruh staf sekolah
harus mampu menjadi teladan insan berbudi pekerti luhur, baik dalam tutur kata
maupun tindakan. Budi pekerti (karakter) bukan bersifat pelajaran melainkan
proses pendidikan berbasis perilaku. Jadi budi pekerti / karakter itu tidak
diajarkan seperti ilmu pasti atau sosial, melainkan pendidikan yang lebih
mengedepankan contoh perilaku.
Hasil Pendidikan Budi Pekerti
“Bagai teman seiring” ungkapan ini
tepat dipakai untuk mengambarkan dua subjek yang sama-sama mengelola karakter
siswa, yaitu pendidikan agama dan pendidikan budi pekerti. Yang membedakan
adalah relasi diri terdidik (siswa) dengan implementasi hasil didikan yang
telah diterimanya. Pendidikan agama lebih menekankan pada keyakinan akan
kebenaran nilai-nilai agama yang dianutnya, sedangkan pendidikan budi pekerti
memberi penekanan pada norma perilaku beretika dalam kehidupan berinteraksi.
Pendidikan budi pekerti selalu dihubungkan dengan penghargaan terhadap diri
sendiri, orang lain, dan lingkungan.
Jadi, seseorang yang berbudi
pekerti berarti ia menghargai diri sendiri, orang lain, serta lingkungannya
karena dengan demikian tergambar dengan jelas nilai-nilai ahklak seperti pada
ajaran agama, apapun agamanya. Dan pada penerapannya, perilaku siswa lebih
cenderung pada sikap saling menghargai, saling menghormati, dan saling
mengasihi baik dalam bertutur kata maupun bertingkah laku.












