Ketua Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah Muammad Ziyat
mengatakan bahwa saat ini bangsa Indonesia tengah mengalami
permasalahan yang sangat serius terkait mental dan moral berkehidupan.
"Bangsa kita dalam problem serius terkait mental dan
moral para penduduknya. Contoh saat ini banyak tayangan TV yang tidak mendidik.
Berbagai kejahatan setiap hari bisa disaksikan, termasuk korupsi yang seolah
semakin menjadi-jadi," ujar Ziyat saat ceramah Shalat Idul Adha di halaman
Bank Indonesia, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Dia menambahkan, saat ini generasi Indonesia juga
mulai krisis pada empat aspek utama yakni ilmu pengetahuan,
ekonomi, ilmu agama dan akhlak sehingga seolah-olah bangsa semakin kehilangan
jati dirinya.
Untuk itu, ia mengajak seluruh rakyat Indonesia menjadikan
Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah sebagai momentum penguatan dan peningkatan
keimanan dan ketakwaan yang berujung pada penguatan empat aspek tersebut.
Ziyat juga mengajak jamaah yang hadir menjadikan Nabi
Ibrahim dan keluarganya sebagai contoh serta teladan dalam menjalankan setiap
aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
"Idul Adha haruslah mampu kita manfaatkan
untuk menyadarkan dan tingkatkan keimanan yang memgantarkan kehidupan kita
lebih bermakna. Pelajaran penting bahwa semangat keberagaman dan kecintaan
kepada Allah serta contoh ketaatan Ibrahim yang diabadikan dalam ayat Alquran
yang harus kita pegang teguh yakni tak meninggalkan serta membela kebenaran dan
memperjuangkannya dalam setiap sendi kehidupan," katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar