Senin, 11 September 2017

Krisis Mental Melanda Indonesia


Ketua Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah Muammad Ziyat mengatakan bahwa saat ini bangsa Indonesia tengah mengalami permasalahan yang sangat serius terkait mental dan moral berkehidupan.

"Bangsa kita dalam problem serius terkait mental dan moral para penduduknya. Contoh saat ini banyak tayangan TV yang tidak mendidik. Berbagai kejahatan setiap hari bisa disaksikan, termasuk korupsi yang seolah semakin menjadi-jadi," ujar Ziyat saat ceramah Shalat Idul Adha di halaman Bank Indonesia, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Dia menambahkan, saat ini generasi Indonesia juga mulai krisis pada empat aspek utama yakni ilmu pengetahuan, ekonomi, ilmu agama dan akhlak sehingga seolah-olah bangsa semakin kehilangan jati dirinya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh rakyat Indonesia menjadikan Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah sebagai momentum penguatan dan peningkatan keimanan dan ketakwaan yang berujung pada penguatan empat aspek tersebut.

Ziyat juga mengajak jamaah yang hadir menjadikan Nabi Ibrahim dan keluarganya sebagai contoh serta teladan dalam menjalankan setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
"Idul Adha haruslah mampu kita manfaatkan untuk menyadarkan dan tingkatkan keimanan yang memgantarkan kehidupan kita lebih bermakna. Pelajaran penting bahwa semangat keberagaman dan kecintaan kepada Allah serta contoh ketaatan Ibrahim yang diabadikan dalam ayat Alquran yang harus kita pegang teguh yakni tak meninggalkan serta membela kebenaran dan memperjuangkannya dalam setiap sendi kehidupan," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar